Senin, 19 Desember 2016

Secuplik tentang "Alangkah Lucunya Negeri Ini"



Pendidikan Pokok Utama Bangsa



Hai... setelah sekian lama off dari blog, saatnya kembali lagi. Tentunya dengan tema yang berbeda. Dalam kesempatan kali ini, saya akan mengulas sedikit mengenai film “Alangkah Lucunya Negeri Ini”. Menurut saya, hal yang mendasari dari film ini adalah banyaknya para koruptor yang merajalela  juga kurangnya lapangan pekerjaan yang berdampak pada tingginya angka pengangguran membuat maraknya rakyat miskin yang berujung pada kesenjangan sosial. Kesenjangan sosial yang menyebabkan rendahnya pendidikan di Indonesia. 

Karena mahalnya biaya sekolah, mereka rakyat yang kurang mampu tidak bisa menyekolahkan anaknya. Bahkan waktu belajar digunakan untuk mencari uang. Tapi dalam film ini, bagian yang sangat tidak patut adalah mencopet. Mereka anak-anak disuruh mencopet demi mendapatkan uang. Padahal sudah dimengerti bahwa hal tersebut merupakan perbuatan yang sangat tidak mendidik bagi anak.

Masih mengenai film tersebut, banyak hal yang menjadi sindiran untuk ditangani. Hal yang dapat dilakukan misalnya, pemerintah lebih bertindak tegas dalam memerangi korupsi. KPK harus dioptimalkan dalam bekerja. Mengingat pentingnya pendidikan dalam mengubah kehidupan yang lebih baik agar seseorang terlepas dari kebodohan dan kemiskinan, maka pemerintah sebaiknya memberikan lebih banyak beasiswa kepada siswa yang kurang mampu, lebih memikirkan rakyat kecil, dan juga menyediakan tenaga pendidik yang handal. Untuk meningkatkan mutu pendidikan, jangan lupa dilandasi dengan agama yang dapat membuat akhlak manusia menjadi lebih baik, agar dalam menerapkan kepandaiannya tidak terjerumus pada hal-hal negatif. Untuk mengatasi masalah pengangguran, pemerintah mungkin bisa memberikan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi warganya. 
Sekian sedikit ulasan yang dapat saya sajikan. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

0 komentar:

Posting Komentar